Apa Itu Kemoterapi dan Apa Saja Efek Sampingnya

Keluarga kami mendapat sebuah amanat dari Allah untuk menjaga dan merawat ibu kami yang terkena kanker payudara stadium 4 dengan metastasis ke paru-paru. Jika menurut medis, agar ibu kami sembuh, tidak ada pilihan lain selain melakukan kemoterapi.

Awalnya ada perdebatan di antara kami saat memutuskan ibu untuk kemoterapi. Semua karna kami termakan omongan-omongan orang yang kurang begitu paham dengan kemoterapi. Namun akhirnya Allah menuntun kami untuk melakukan kemoterapi sebagai usaha terakhir penyembuhan ibu kami.

apa itu kemoterapi, kemoterapi kanker, kemoterapi menyebabkan kematian, kemoterapi mengerikan, apa itu kemoterapi
ilustasi kemoterapi
Nah, buat kamu yang mungkin punya keluarga dengan penyakit kanker dan memutuskan untuk melakukan kemoterapi. Saya sudah merangkum sebuah selebaran tentang kemoterapi yang saya dapat dari RSMH Palembang. Semoga bisa bermanfaat!



A. Apa yang dimaksud dengan obat kemoterapi?
Obat kemoterapi (obat sitostatika) adalah sejenis obat yang dapat membunuh sel-sel kanker yang diberikan kepada pasien dengan penyakit kanker. Obat kemoterapi itu diberikan melalui infus sama seperti infus yang biasa kita lihat jika ada orang sakit. Jadi tidak begitu ekstrim seperti yang orang awam bayangkan dan tidak perlu ditakuti.

B. Apakah khasiat obat kemoterapi?
Obat kemoterapi mempunyai khasiat membunuh sel-sel kanker yang ada di dalam aliran darah.

C. Apakah ada efek samping dari pemberian obat kemoterapi?
Efek samping dari pemberian obat kemoterapi ada, tergantung dari jenis obat kemo yang digunakan dan efek samping yang timbul tidak sama antara satu orang dengan yang lainnya, akan tetapi jauh lebih besar manfaat dari terapinya dari pada efek samping yang muncul.

D. Kapan timbulnya efek samping pemberian obat kemoterapi?
Biasanya efek samping akan timbul pada hari ke 1 sampai hari ke 10 fase pemberian obat kemoterapi, namun setelah pemberian obat kemoterapi selesai dilakukan efek samping perlahan berkurang/hilang.

E. Seperti apa bentuk efek samping yang biasanya timbul?
Efek samping pemberian obat kemoterapi yang timbul dapat berupa
- Mual, muntah, tidak nafsu makan
- Diare
- Sariawan (stomatitis)
- Rambut rontok (alopecia)
- Hiperpigmentasi kulit
- Penurunan jumlah sel darah (HB, Lekosit, Trombosit)

F. Bagaimana cara perawatan efek samping yang timbul?
a. Mual, muntah, tidak nafsu makan
- Makan sering dengan porsi kecil
- Hidangkan makanan dalam keadaan hangat
- Banyak minum air putih dan jus buah
- Gunakan alat-alat yang dapat meningkatkan nafsu makan
- Minum obat anti mual/muntah sesuai dengan program terapi
- Jaga kebersihan gigi dan mulut setiap sebelum dan setelah makan

b. Diare
- Banyak minum larutan gula gara (oralit)
- Makanan tetap harus masuk meskipun sedikit tapi sering
- Makan buah dan sayur yang tinggi serat
- Minum obat anti diare
- Bersihkan daerah anus dengan sabun yang lembut

c. Sariawan (stomatitis)
- Jaga kebersihan gigi dan mulut tiga kali sehari dan setiap selesai makan
- Sikat gigi dengan sikat yang lembut/dengan lidi kapas dan pasta gigi
- Jangan menyikat gigi terlalu keras
- Minum air putih minimal 3 liter/hari (selama tidak ada kontra indikasi)
- Makan makanan tinggi kalori dan tinggi protein
- Hindari merokok dan alkohol
- Hindari makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin
- Jaga kebersihan mulut, lakukan kumur-kumur dengan betadin gargel atau dengan larutan air garam hangat setiap habis makan
- Gunakan sistemik atau topikal obat sariawan sesuai dengan program terapi

d. Rambut rontok (alopecia)
- Lakukan creambath dengan teratur 1-2 kali perminggu
- Gunakan shampo yang cocok serta gunakan kondisioner setelah mencuci rambut
- Jangan gunakan alat pengering listrik untuk mengeringkan rambut
- Jangan gunakan gulungan rambut listrik serta hairspray
- Lakukan pemijatan kepala tetapi jangan berlebihan
- Gunakan bantal yang lembut untuk mengurangi rambut rontok karna gesekan
- Potong rambut menjadi pendek sebelum kemoterapi mulai diberikan
- Gunakan wig, topi, hijab, atau penutup kepala

e. Pigmentasi kulit (kehitaman pada kulit)
- Hindari kontak langsung dengan sinar matahari
- Gunakan pakaian dari katun/pakaian lembut yang menutupi area yang menghitam.

G. Kapan obat kemoterapi diberikan?
Obat kemoterapi diberikan bervariasi, setiap pasien mempunyai waktu pemberian yang berbeda-beda tergantung jenis obat yang diberikan dan kondisi penyakit yang di derita. Pada umumnya obat kemoterapi ada yang diberikan setiap hari selama seminggu atau pemberian dengan siklus 21 hari sebanyak 6 kali pemberian. Ini tidak ada aturan fixnya berapa kali, ibu saya sendiri harus kemoterapi sebanyak 10 kali dan saat artikel ini saya tulis, ibu saya baru menyelesaikan kemoterapi yang ke 7.

H. Dimana obat kemoterapi bisa di dapat?
Untuk menjaga keamanan penggunaan obat, obat kemoterapi hanya disediakan di rumah sakit tertentu. Untuk area palembang hanya disediakan di TPO Kemoterapi RSMH Palembang.

I. Di mana obat kemoterapi diberikan?
Obat kemoterapi hanya dapat diberikan di rumah sakit karna pemberiannya perlu pengawasan khusus.

J. Berapa lama obat kemoterapi diberikan?
Lama waktu pemberian kemoterapi sangat bervariasi tergantung dari jenis obat yang digunakan. Pada umumnya lama pemberian obat kemoterapi bervariasi antara 30 menit - 4 jam. Ada yang diulang 5 hari berturut-turut selama seminggu, diulang 1 kali dalam 2 minggu, atau 1 kali dalam 3 minggu. Untuk ibu saya pemberiannya dengan siklus setiap 3 minggu sekali.

K. Siapa yang memberikan obat kemoterapi
Obat kemoterapi diberikan oleh perawat yang sudah terlatih dan telah mendapatkan pelatihan khusus tentang cara pemberian obat kemoterapi. Obat harus diberikan sesuai protokol yang sudah dibuat oleh dokter spesialis onkologi.

L. Bagaimana cara perawatan pasien setelah kemoterapi?
- Makan makanan bergizi tinggi kalori, tinggi protein.
- Banyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran.
- Banyak minum air putih dan jus buah
- Sampai dengan 48 jam setelah pemberian kemoterapi, siram dengan bersih sisa-sisa kotoran di kloset setiap setelah buang air besar atau buang air kecil
- Jika terjadi panas, menggigil, pendarahan, diare, muntah terus menerus, penurunan berat badan yang berlebihan, segera berobat ke dokter/rumah sakit terdekat.

Tips pribadi dari saya
Untuk menjaga kesetabilan HB darah, saya selalu memberikan kurma ataupun sari kurma. Jika sulit menguyah, hancurkan kurma dengan air panas, lalu campurkan susu khusus penderita kanker atau susu tinggi protein dan tinggi kalori, bisa juga langsung di campur dengan jus buah. Untuk meringankan panas, campurkan juga biji selasih dan gula batu.

Update:
Hari ini tanggal 19/07/2016 saya menemukan sebuah blog yang luar biasa menginspirasi dan memberikan banyak info tentang kanker payudara. Kamu bisa kunjungi di sini http://ayomari.blogspot.co.id/. Penulisnya adalah mending T Sima Gunawan seorang wanita yang telah hidup dengan cancer sejak 2004 dan perjuangannya akhirnya berakhir pada Januari 2012. Seorang yang luar biasa. Meskipun telah tiada, karyanya yang berupa blog yang menceritakan perjalanannya menghadapi cancer masih tetap bermanfaat bagi survivor cancer lainnya. Semoga beliau tenang di alam sana. Amiin.
 

2 komentar:

  1. hai eko! sangat bermanfaat banget... Ayah saya didiagnosa kanker paru metastase ke otak dan baru akan mulai tahapan pengobatan. Terima kasih untuk tips tips yang diberikan yaa.. Salam untuk ibumu, semoga lekas membaik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat pagi Mbak Maya,
      Senang sekali bisa saling berbagi dengan sesama penderita/keluarga penderita kanker.

      Alhamdulillah Ibu saya, saat ini sudah menyelesaikan kemoterapi ke 9. Kondisinya saat ini jauh lebih baik dari sebelumnya. Saya dan keluarga mulai bangkit dari tidak punya harapan, menjadi tipis harapan, sampai saat ini harapan kami kembali 90% dan yakin InsyAllah bahwa ibu kami akan tetap bertahan dan panjang umur.

      Untuk Mbak Maya tetap semangat dan bersabar. Tentunya semua yang terjadi di dunia ini sudah direncakan olehNya dan dengan sebuah alasan.

      Jangan putus asa dan putus harapan berusaha untuk kesembuhan Ayah mbak. Usahakan jangan termakan dan mudah percaya dengan pengobatan-pengobatan yang katanya bisa memberikan kesembuhan secara instan. Jalani pengobatan utama secara medis, boleh kombinasikan dengan herbal (thibbun nabawi lebih utama) , dan tentunya Doa mbak dan keluarga akan sangat membantu kesembuhan Ayah mbak.

      Terakhir, jaga selalu emosi Ayah mbak. Usahakan buat beliau selalu gembira dan sedikit lupa akan penyakitnya dan bangkitkan kembali semangat hidupnya.

      Semoga Ayah mbak mendapatkan jalan kesembuhan dan keputusan yang terbaik dari Allah. Amiin.

      Hapus