Jangan Tonton Anime Jepang 5cm Per Second (Byousoku 5 Cm)

Hello world..

Udah lama banget nih gak ngisi di personal blog ini. Setelah nonton anime jepang yang judulnya "5cm Per Second" yang rilis tahun 2007 saya jadi pengen nulis.


Okay, "5cm Per Second" atau dalam title bahasa jepangnya "Byousoku 5cm" begitulah judulnya. Maksudnya adalah kecepatan bunga sakura ketika jatuh ke tanah. Bukan 5cm film Indonesia yang bercerita tentang pendakian Mahameru itu ya.. Hehe

Review Lengkap Anime Jepang 5cm Per Second (Byousoku 5 Cm)
Takaki Tono & Kanae di Chapter 2 Cosmonaut

Kok bisa tau film ini dari mana..? Waktu itu gak sengaja lihat status temen di facebook yang ngasih review kalo film ini worted ditonton. Jadi saya mulai cari link downloadnya. Setelah film itu saya download, saya cuma simpen aja. Entah kenapa males banget nontonnya. Maklum, saya lebih suka film hollywood dengan genre action. Kalau anime sih favorit saya cuma 1, yaitu Naruto Shipudden. Hehe

Di hari minggu ini saya punya banyak waktu luang jadi saya putuskan nonton anime 5cm per second ini.



Kesan pertama setelah nonton cuma satu, NYESEK!
Endingnya bener-bener tragis buat saya yang lebih suka film dengan ending "Happily Ever After".  Makanya saya saranin gak usah deh nonton anime ini kalau kamu gak pengen sedih berhari-hari. Hehe. Terus terang saya sendiri tidak puas dengan endingnya. Saya merasa film ini berakhir tanpa memberikan penyelesaian apapun.

Meski awal-awal nontonnya masih bingung ini jalan ceritanya bagaimana? Bahkan setelah chapter ke 3 saya masih cari-cari tuh, apa film ini ada lanjutannya. Kok endingnya gantung dan ngenes banget. Ternyata No....! Film yang saya tonton itu udah versi full sampai tamat. Asem banget dah. Ternyata film garapan Makoto Shinkai melalui CoMic Wave Inc ini cuma ada 3 chapter saja dengan ending yang kontroversial.

Biar kamu sedikit ngerti jalan ceritanya, yuk simak sinopsis dari ketiga chapternya yang saya kutip dari Wikipedia.

Chapter 1: Ōukashō (Bunga Sakura Mekar)

Takaki Tōno
Takaki Tōno Dewasa
Takaki Tōno dengan segera bersahabat dengan Akari Shinohara saat mereka berdua baru saja pindah pada Sekolah Dasar yang sama. Mereka semakin dekat satu sama lain karena memiliki banyak persamaan sikap dan sifat; misalnya, keduanya lebih suka bermain di perpustakaan karena mudah sakit. Mereka, satu sama lain, saling memanggil nama tanpa menambahkan panggilan sebutan, yang menurut kultur Jepang menandakan persahabatan dan keakraban yang mendalam. (Hal ini tidak tampak dalam film yang telah didubbing ke dalam Bahasa Inggris atau bahasa lain.)

Setelah tamat bersekolah di Sekolah Dasar, Akari Shinohara pindah ke Tochigi karena pekerjaan orangtuanya, sementara Takaki masuk ke sebuah Sekolah Menengah Pertama di Tokyo. Mereka berdua saling membalas surat dan menghubungi masing-masing. Saat keluarga Takaki akan pindah ke Kagoshima, Takaki (13 tahun) memutuskan untuk berjumpa sekali lagi dengan Akari, karena jarak di antara keduanya nantinya akan menjadi semakin jauh.

Akari Shinohara 5cm persecond
Akari Shinohara Dewasa
Namun, pada hari yang dinantikannya, badai salju yang dasyhat membuat semua kereta api yang ditumpanginya terlambat hingga berjam-jam. Takaki telah kehilangan harapan untuk bertemu dengan Akari. Tidak punya cukup uang untuk membeli makan malam, keterlambatan kereta api yang parah, dan angin yang menerbangkan surat yang disiapkannya untuk Akari membuat Takaki menangis.

Takaki sampai di Iwafune, Tochigi setelah menjelang tengah malam, Takaki terkejut melihat Akari ternyata masih menunggunya di stasiun dimana mereka berjanji untuk berjumpa. Malam itu mereka meluangkan waktu bersama-sama, saling berciuman untuk pertama kalinya di bawah pohon sakura, dan menghabiskan malam sambil berbincang-bincang pada sebuah pondok.

Saat berciuman, Takaki sadar bahwa mereka berdua tidak akan dapat bersama karena waktu dan keadaan akan memisahkan mereka secara beransur-ansur. Keesokan harinya, ia pulang naik kereta api sambil diantar oleh Akari. Ia tidak lagi merasa kecewa karena telah kehilangan suratnya. Sementara itu, setelah kereta api yang ditumpangi Takaki menjauh, Akari perlahan-lahan mengeluarkan surat bersampul merah muda dari dalam tasnya, surat yang tidak pernah ia berikan kepada Takaki.

Chapter 2: Cosmonaut

Kanae Sumida 5cm persecond
Kanae Sumida
Episode ini lebih banyak menggunakan sudut pandang seorang gadis bernama Kanae Sumida. Takaki bersekolah di sebuah Sekolah Menengah di Tanegashima yang terletak di Tanegashima Space Center. Kanae Sumida, seorang gadis yang juga merupakan kawan sekelas Takaki, memendam perasaan yang istimewa terhadap Takaki. Namun, ia tidak mempunyai keberanian untuk menyatakan cintanya. Ia selalu menunggu Takaki datang ke tempat parkir sepeda agar dapat pulang bersama-sama dengannya; mereka selalu datang ke sebuah mini market untuk membeli susu kemasan. Karena selalu kesulitan untuk memutuskan susu apa yang akan ia beli, Kanae selalu terakhir keluar dan selalu melihat Takaki sedang mengirimkan SMS. Tidak diketahui oleh Kanae, Takaki tidak pernah mengirimkan SMS tersebut karena ia tidak tahu kemana mengirimnya.

Akhirnya Kanae berhasil berselancar di atas ombak. Sesuai dengan janjinya, ia akan menyatakan cintanya kepada Takaki. Saat pulang berdua, mereka melihat sebuah roket dikirimkan ke antariksa. Kanae berpikir betapa manusia begitu ingin mengetahui apa yang ada di luar bumi, dan tiba-tiba tersadar mengapa selama ini Takaki selalu terlihat berbeda dari para pemuda yang lain. Takaki seolah-olah selalu mencari sesuatu yang berada jauh darinya. Walaupun ia mencintai Takaki, Kanae memahami bahwa pemuda yang dicintainya itu sedang mencari sesuatu yang jauh lebih bermakna daripada apa yang dapat diberikan olehnya. Itulah sebabnya, Kanae memutuskan untuk tidak pernah menyatakan cintanya kepada Takaki meskipun ia tahu bahwa ia tidak akan bisa dengan segera berhenti untuk mencintainya.

Chapter 3: Byōsoku 5 Centimeter

Mizuno 5cm persecond
Mizuno
Awal kisah memperlihatkan Takaki yang sudah dewasa, berada di dunia kerja, dan menjalani hidupnya di Tokyo sebagai seorang programer komputer. Kehidupan Takaki jadi benar-benar berubah sekarang. Kebahagiaan mulai memudar dari wajah dan kehidupannya. Dia menjalani hari-hari yang suram dan monotone dalam hidupnya. Gairah masa muda pun juga mulai hilang dari dirinya. Pada chapter ini Takaki sudah berpacaran dengan wanita lain yang ternyata bukan Akari, namanya Mizuno. Namun meskipun status mereka berpacaran tapi mereka tidak dekat. Bahkan Takaki banyak mengabaikan kiriman pesan dari Mizuno dan tidak mengangkat telepon darinya. Takaki merasa mereka tak akan pernah mendekat bahkan 1 cm, meskipun begitu Takaki masih mengatakan kalau dia masih masih mencintai Mizuno, hanya agar tak melukai Mizuno. Takaki benar-benar masih tenggelam dalam bayang Akari.

Cukup terkejut dengan chapter terakhir ini karena akhirnya Akari disorot kembali. Tapi Akari sudah memakai cincin di jari manisnya. Saya kira film ini akan menyajikan happy ending, ternyata.. Akari menuju Tokyo untuk menemui suaminya. Dalam perjalanannya menuju rumah suaminya, Akari melewati jalan di mana biasanya dia bermain bersama Takaki semasa SD. Takaki yang juga mulai bosan dengan kehidupannya memutuskan untuk jalan-jalan dan melewati jalan di mana dia dan Akari sering bermain semasa SD dulu. Saat menyebrangi rel kereta api dia berpapasan dengan Akari namun tak saling melihat. Sudah mencapai ujung penyebrangan barulah Takaki sadar kalau dia baru saja berpapasan dengan Akari. Belum sempat mereka saling melihat kereta api sudah lewat untuk menghalangi pandangan mereka yang berada di sisi berbeda. Takaki masih saja menunggu sampai kereta apinya lewat dan saat sudah lewat, ternyata Akari sudah pergi.

Benar-benar bukan kisah yang berakhir tragis dan tanpa solusi. Kesedihan di akhir film ini pun semakin lengkap dengan soundtrack akhirnya dari Masayoshi Yamazaki, yaitu One More Time, One More Chance yang ngena banget. Akhir cerita Takaki hanya tersenyum karena sempat melihat sekilas Akari dan kemudian melangkah pergi. Bunga sakura menghiasi tempat mereka berpapasan itu. Padahal sewaktu SD Akari pernah berjanji untuk bisa melihat sakura bersama Takaki.

Saat menulis artikel ini sebenarnya dada saya masih dibikin sesak dengan endingnya. Sama seperti saat saya menonton film Cast Away yang dimainkan oleh aktor kawakan Tom Hanks. Mungkin buat yang pertama kali nonton akan sedikit susah nangkep apa sih jalan ceritanya..? Saya pun begitu. Perlu beberapa kali nonton, saya baru ngeh dengan keseluruhan ceritanya.

Selain filmnya saya juga suka banget sama soundtrack dan juga musik instrument yang ada di film ini. Buat kalian yang mau ngedownload ost dan juga musik instrumen 5cm persecond ini saya sudah sediakan link downloadnya di bawah.

Jadi kesimpulannya jangan tonton anime ini kalau kamu tipe orang yang melankolis, karna efeknya akan luar biasa. Bisa membuat kamu melow dan sedih selama beberapa hari dan mengharapkan ada chapter lanjutan yang happy ending. Namun kenyataannya tidak ada chapter lanjutan lagi. Jadi silahkan kamu bermain dengan perasaan sedihmu sendiri karna melihat ending yang tidak sesuai dengan harapan.

Yah.. Film ini begitu realistis dan jauh dari kesan fantasi yang klise. Film ini mewakili perasaan kita saat apa yang kita inginkan tidak tercapai, dan kita mulai melupakannya sedikit-demi sedikit walaupun sulit. Lalu melanjutkan hidup meski terkadang bayangan masa lalu masih tetap datang menghantui.

Setelah kamu menonton anime 5cm Per Second (Byousoku 5 Cm), list anime karya Makoto Shinkai selanjutnya yang tak kalah mantap adalah The Place Promised In Our Early Days. Happy watching! :D

Download Anime 5cm Per Second (Byousoku 5 Cm) (Size 157Mb Format MP4) di sini
Donwload Ost 5cm Per Second (Byousoku 5 Cm) Masayoshi Yamazaki-One More Time, One More Chance di sini
Download Musik Instrumen 5cm Per Second (Byousoku 5 Cm) di sini

Referensi: id.wikipedia.org & www.anditrisia.com

51 komentar:

  1. nyesek gan. :(
    paling nyesek pas takaki didalam kamar,bilang "kalau hanya terus hidup,maka kesedihan juga akan terus menumpuk." kaya udah putus asa gitu, tapi tetep gk bisa move on dari si cewek. :( :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya gan, udah lama ane gak nonton lagi itu film, sampe sekarang masih keingetan ending tragisnya.

      Hapus
  2. wwwkw, udh beberapa bulan nnton, tapi kadang keinget tiba" pas lg denger intrumen musiknya, menyentuh hati kalo di inget" wkwkw, jgn lupa nnton juga the place promised in our early day, keluaran mahkoto shinkai juga

    BalasHapus
  3. gw barusan nonton anjiiir sampe bingung nih akhirnya gimana ya.. tragis juga life must go on :')

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha. gue udah lama gak nonton. sedih kalo habis nonton.

      Hapus
  4. Sebagai tambahan aja, sebenernya kalau versi komik nya ada indikasi kalau ending nya itu happy ending, kenapa gua bilang happy ending, karena kanae, tau lah kanae yang mana... kanae pergi ke tokyo buat cari si takaki, dan ada satu moment atau lebih tepat pas bagian ending nya muncul sebuah kaki tapi gak di liatin full cuma kaki nya aja, nyamperin takaki yang lagi duduk istirahat. Ini sebagai info tambahan aja, bagi yang belum baca komik nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, makasih gan. jadi penasaran pengen juga baca komiknya.

      Hapus
  5. Kaaaavreeeeeeeet gua baper.. Lanjutan woy lanjutan sueeeeee

    BalasHapus
  6. Baca blog nya tambah paham..mksh
    Yup benar sekali...nyesek bangt padahal berharap happy ending sma akari trnyata nggak..kasian takaki nya :(;(

    BalasHapus
  7. Baca blog nya tambah paham..mksh
    Yup benar sekali...nyesek bangt padahal berharap happy ending sma akari trnyata nggak..kasian takaki nya :(;(

    BalasHapus
  8. Gua Kira Akari Yg Bakal Ngejar" Takaki, Soalnya Kagum Di Stasiun Yg Akari Nungguin Takaki Berjam", yg ane kira akari bakalan udh pulang

    BalasHapus
  9. galau men....
    but " life must go on "
    T_T

    argh...

    BalasHapus
  10. gila.. ni alur crita bner2 dalem. smpe2 saya ngrasa ini alur saya alami sndri.. cba klo hapy ending. seenggak nya kya di manganya ajalah.. psti gk bklan trlalu nysekk. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan sampe ngalamin nasib kayak di anime ini gan. haha

      Hapus
  11. Thanks before gan, atas review nya
    Walaupun ane sudah nonton duluan :v
    Sumpah deh, baper ane, awal nya bingung dengan endingnya, sampe cari d Google tentang alur cerita nya,
    Eh... Ternyata baru tahu klo endingnya gitu,
    Sedih ya... Padahal baru2 ini nonton anime movie kimi no na wa dengan cerita dan ending yg keren...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Next watching nih, kimi no na wa. :)
      Tar kalo ada waktu luang coba tak download juga animenya. hehe

      Hapus
  12. nyesel gua nonton dah endingnya begitu :'(

    BalasHapus
  13. Awalnya aku tahu endingenya bakal nyesek-nyesek gimana gitu, eh gak taunya pas selesai nonton nyeseknya pake banget :")

    BalasHapus
  14. Nyesel dah nonton nih, meskipun menghibur. Kok kebanyakan movie anime terpopuler akhirnya gini yk

    BalasHapus
  15. Ini seperti kisah yg saya alami hahaha..

    BalasHapus
  16. Dan ternyata emang 3 episode. Aku sampe googling, mikir "mungkin film ini Ada episode lanjutan, Dan Yang aku punya sample 3 doing", Dan pengen tau kelanjutannya terus googling. Tp ternyata emang segitu.

    Kesel, karena "kok gini? Kelanjutannya gimana? Astaga, bikin baper parah.. 😂😂😂

    BalasHapus
  17. Dan ternyata emang 3 episode. Aku sampe googling, mikir "mungkin film ini Ada episode lanjutan, Dan Yang aku punya sample 3 doing", Dan pengen tau kelanjutannya terus googling. Tp ternyata emang segitu.

    Kesel, karena "kok gini? Kelanjutannya gimana? Astaga, bikin baper parah.. 😂😂😂

    BalasHapus
  18. Kurang begitu suka gegara endingnya yang dibilang bikin baper banget, gue kira akari sama tono bakal ketemu lagi dan menyatakan cintanya dan happily ever after tapi ternyata tidak... Suuck

    BalasHapus
  19. Baru nonton, nyesek bro.. walau endingnya akari dengan orang lain seharusnya paling tidak mereka bertemu dan berbicara biar lebih jelas..

    BalasHapus
  20. Cinta yang enggak terucap bikin nyesekkkk

    BalasHapus
  21. Di tinggal rabiiii😢😭😭😭

    BalasHapus
  22. Nyesek broo..kimi no na wa juga bagus...tiwas tak tandor pari jebule suket teki

    BalasHapus
  23. Kalo denger soundtracknya jadi inget mantan broo ;(

    BalasHapus
  24. Wkwk. Bener banget :v gantung. Garapan shinkai yg Kimi no Nawa juga harus bener bener teliti nntonnya

    BalasHapus
  25. Isi surat yg akari belum kasih ke takaki apa ya?

    BalasHapus
  26. bangke emang ni film..nama akari itu jg nama mantan gw yg udah nikah dluan anjeeeerr,bikin baper mampus ni yg bikin filmnya sueee
    (T_T) (>~<)

    BalasHapus
  27. Coba cari manganya,..endingnya bakal beda,..tapi tetep gantung dan bikin penasaran,..

    BalasHapus
  28. film terbangsad .... parah ini nyesek banged

    BalasHapus
  29. Kesalahan.Sebel aing uda keduluan nonton dan parahnya nyoba nyari kebenaran dri ending yg kya jemuran gk diangkat. Ternyata :') ktmu artike ini jdi tau bahwa pencarianku ckp berhenti sampai disni.

    BalasHapus
  30. Bangke nih anime bikin baperrr apalagi awalnya sampe baper gua gak kekontrol.....

    BalasHapus
  31. si takakinya keren ttp setia dngn akari meski dtinggl mnikah oleh akari

    BalasHapus
  32. pancene mbokne ancok takaki iku cok nggarakno kpengen ngeplak ae cok bangsat, ngono ae kok ewoh tooohhhhh cooooooooook jancoook, akari nang di gelek i lak zo enak seeee, gelek i pie carane ngono looohhhh, cooooook jancooook...., nk aku dadi takaki, pasti akari tak geleki mboh liwat internet, sound, gatak a cok, nggarai sedih ae, bangsat.... FUUUUUCK

    BalasHapus
  33. bagi yang benar benar punya keahlian melihat dan meresapi anime, kalian pasti ngerti perasaan gue

    BalasHapus
  34. Jadi mikirin terus nih
    Gara Gara ending YG SEdih EMANG������

    BalasHapus
  35. blaklist dari daftar:v ga ska anime gantung :v

    BalasHapus
  36. Ya walapun nyesek, nyesel, kesel, tetapi tetap udah ditonton, huhuhuuu sediiih,baper gan liat takaki gx ada motivasi hidup bikin ikutan gx ada motovasi juga nih aku...

    BalasHapus
  37. Sebenarnya kalau boleh jujur gue kurang menerima endingnya seperti ini karena agak nyesek lihatnya tapi kenpa ga senpat ngejar takakinya 😠😠

    BalasHapus
  38. gajadi nonton takut sedih berlarut larut, baca sinopsisnya aja udah nyesek

    BalasHapus
  39. akhirnya bisa tidur tenang setelah bingung dengan jalan ceritanya
    but wait....
    endingnya nyesek banget T_T
    *lie down *try not to cry *cry a lot
    ga jadi tidur tenang... T_T

    BalasHapus